
Harta yang Berkah Bukanlah yang Menumpuk, Tapi yang Mengalir.
Tahukah Kak, dalam setiap harta yang kita miliki, ada hak orang lain yang dititipkan oleh Allah SWT? Zakat Maal bukan sekadar kewajiban, melainkan sarana untuk membersihkan harta, menenangkan jiwa, dan menjadi penolong bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan.
Dengan menunaikan Zakat Maal, Kakak tidak hanya menjalankan perintah agama, tetapi juga menjadi bagian dari perubahan nyata dalam menghapus kesenjangan sosial dan memberikan harapan bagi mereka yang kesulitan.
Menyucikan Harta: Membersihkan rezeki dari hak-hak orang lain agar lebih berkah.
Membantu Sesama: Dana zakat Kakak akan disalurkan kepada mereka yang membutuhkan (mustahik) seperti fakir miskin, yatim piatu, hingga korban bencana.
Pemberdayaan Ekonomi: Zakat tidak hanya dikonsumsi, tapi juga diputar untuk pemberdayaan ekonomi umat agar mandiri.
Transparansi: Kami berkomitmen melaporkan setiap rupiah yang Kakak amanahkan secara berkala.
Sebagai pengingat bagi kita semua: Zakat Maal wajib ditunaikan jika harta Kakak telah mencapai Nisab (setara dengan 85 gram emas) dan telah tersimpan selama Haul (1 tahun). Jika sudah mencapai syarat tersebut, jangan tunda untuk menyucikannya.
![]()
Menanti doa-doa orang baik